Keroppi - Sanrio

Kamis, 25 April 2019

COVER LETTER

Nurhaliza Amalia
Kayu Jati V Street
East Jakarta, 13220
0812-1234-567

March 3, 2019

Ms. Rinandi Braga
Hiring Manager
Agung Sentosa Group
Boulevard kelapa gading 45 street
North Jakarta

Dear Ms. Rinan
I am responding to your job posting for the junior Accounting position at Agung Sentosa Group. As a motivated and driven accounting graduate, i believe that my degree in accounting have attached a resume that outlines my history and my skills.

I always prioritize honesty and my educational background is very satisfying, and I can also operate computers whether it's Lotus Spreedsheet, MS Office Word, Excel, Access and some other types of office accounting software.

My expertise in creating accurate financial reports has always been commended by my professors and even my intership mentor. I am confident that my committed professionalism, along with my knowledge and skills, would allow me to make a valuable contribution to your company.
I would like to discuss my skills and learn more about your expectations, i would appreciate it if you would offer me a chance for an interview at your most convenient time and dare. Please don’t hesitate to call me anytime for futher information

Sincerely

Nurhaliza Amalia





CV

CURRICULUM VITAE

A.    PERSONAL INFORMATION
Name                             : Nurhaliza Amalia
Date of Birth Adress    : September 7, 1998 
                                        Jl Kayu Jati V Street, Rawamangun, East  Jakarta. 13220
 Sex                               : Female
 Religion                        : Islam
 Status                           : Student
 Nationality                   : Indonesian
Email                             : Halizaamalia10@gmail.com
Web Blog                      : halizaamalia.blogspot.com

B.     EDUCATIONAL BACKGROUND
NO
EDUCATIONAL
LEVEL
SCHOOL
NAME
CITY
GRADUATION
YEAR
1
COLLEGE
Universitas Gunadarma
Jakarta Timur
2017-2020
2
SENIOR HIGH SCHOOL
SMAN 36 JAKARTA
Jakarta Timur
2014-2016
3
JUNIOR HIGH SCHOOL
SMPN 74 Jakarta
Jakarta Timur
2010-2013
4
ELEMENTARY SCHOOL
SDN 13 RAWAMANGUN
Jakarta Timur
2004-2010
5
KINDERGARTEN
TK SUCI
Depok
2003-2004

C.   SKILLS
Able to operate Computer:
Microsoft Word
Microsoft Excel
Microsoft Power Point
Microsoft Acces




D.    AWARD
1. Betawi Dance Competition between schools in DKI Jakarta (3rd Place)
2. Traditional Clothing Carnival Competition (3rd Place)

3. Have participated in the Geography Olympiad between high schools throughout Jakarta

Jumat, 29 Maret 2019

MODAL AUXILIARIES

MODAL AUXILIARIES

A. Pengertian.

Modal Auxiliary adalah kata kerja yang bertugas membantu kata kerja utama. Jadi Modal Auxiliary adalah kata kerja pembantu, dan kata kerja utama itu adalah “majikannya”. Contoh: I will explain about modal auxiliary. “Will” adalah kata kerja bantu yang bertugas membantu kata kerja utamanya yaitu “Explain”. Karena hanya pembantu, sehingga ketika dihilangkan tidak akan menjadi masalah dan kalimat tersebut tidak akan kehilangan makna utamanya. Tapi kalau kata kerja utamanya yang dihilangkan, maka kalimat tersebut akan kehilangan makna. Modal auxiliary hanya terdiri dari beberapa kata kerja saja. Jadi kita tidak perlu khawatir dalam memahaminya. Berikut apa saja yang termasuk modal auxiliary disertai dengan contoh kalimatnya.
Ø  Present Tense:
Can, may, will, shall, must, need, ought to, dare
Ø  Past Tense:
Could, might, should
Aturan penggunaan modal auxiliary:
1. Kata kerja tidak boleh ditambah dengan –s/es, jika terdapat modal auxiliary.
He can makes a fruit cake. (salah)
He can make a fruit cake. (benar)
Katty must goes to her office right now. (salah)
Katty must go to her office right now. (benar)
2. Antara kata modal auxiliary dengan kata kerja tidak boleh dihubungkan dengan “to”
They can to take this paper to that room. (salah)
They can take this paper to that room. (benar)
3. Jika modal auxiliary bentuk lampau maka kata kerja yang digunakan harus kata kerja bentuk pertama (infinitive).
They could sang at the karaoke until midnight. (salah)
They could sing at the karaoke until midnight. (benar)
4. Kalimat tanya (interrogative sentence) dibentuk dengan menempatkan modal auxiliary di depan kalimat.
Can your father speak English well?
Could you contact him last night?
5. Kalimat menyangkal (negative sentence) dibentuk dengan menambahkan not sesudah modal auxiliary.
Would, must, can, need, could, should, dengan not sering ditulis dalam bentuk singkat (contraction form), yaitu shouldn’t, can’t, couldn’t, mustn’t, wouldn’t dan needn’t.
-will dan would biasanya disingkat menjadi ‘ll dan ‘d.
She’ll call him back after dinner.
-Jika shall not dan will not ditulis dalam bentuk singkat menjadi shan’t” dan “won’t.
Mother won’t give the money unless you beg her to give you some money
Mother shan’t give the money unless you beg her to give you some money
-Jika can dan not tidak ditulis dan bentuk singkat (contraction form), can not dijadikan satu kata, yaitu cannot.
-Untuk membentuk question taq, modal auxiliary ditempatkan di belakang kalimat.
Jessica can study the math, can’t she?
You could see him last night, couldn’t you?

. Catatan untuk Modal Auxiliary.

1.      Tidak bisa diikuti oleh Modal yang lain. Jadi tidak boleh: I should can, kalau terpaksa, maka “can” harus diganti dengan “be able” sehingga menjadi: I should be able.
2.      Tidak bisa berganti bentuk atau ditambahi, misalnya ditambahi “-s” atau “-ed”. Jadi tidak boleh: She cans (tetap she can sekalipun orang ketiga tunggal)
3.      Selain Ought, modal auxiliary tidak boleh diikuti “to”. Jadi tidak boleh: You can to go, tapi harus: you can go.

Matkul : BAHASA INGGRIS BISNIS 2
Nurhaliza Amalia
25216574
3EB13

Sumber :


VERB AS COMPLEMENT


Verb as Complement

Complement memiliki definisi sebagai kata atau kelompok kata yang melengkapi makna dari subject, verb atau object. Itu menjadi sebuah alasan kuat mengapa complement terbagi menjadi tiga jenis yang di antaranya adalah subject complement, verb complement, dan object complement.
Untuk membedakan verb biasa dengan verb complement, kita bisa melihat dari komponen yang membentuknya. Jika dalam verb, kita hanya bisa menemukan kata kerja saja. Namun, di dalam verb complement, komponen yang akan membentuknya lebih banyak sehingga terkesan lebih rumit. Verb complement adalah direct object atau indirect object dari suatu action verb. Objecknya ini bisa terdiri dari noun, pronoun, atau komponen lainnya yang berperan sebagai noun, seperti gerund, infinitive dan noun clause.

Verb as Complement adalah kata kerja pelengkap , pelengkap kata kerja adalah kata atau frase yang melengkapi kata dari subyek,obyek, atau kat kerja .Seperti, misalnya saya akan berusaha (1) untuk bekerja keras (2), kawan saya memutuskan (1) untuk menikah (2) bulan depan, adikku berhenti (1)menangis (2) ketika ibu datang, saya tak tahan (1)untuk jatuh cinta (2) denganmu, 

PENGERTIAN GERUND
Gerund adalah suatu kata yang dibentuk dari verb dengan ditambahkan suffix -ing dan berfungsi sebagai noun. Walaupun berfungsi sebagai noun namun masih bertingkah seperti verb jika berada di dalam frasanya (gerund phrase), seperti: diikuti direct object jika gerund berasal dari transitive verb atau dibatasi maknanya dengan adverb.
Kata ini merupakan verbal, yaitu suatu kata yang dibentuk dari kata kerja, namun berfungsi sebagai part of speech lain. Verbal yang lain yaitu infinitive dan participle. Seperti verbal lainnya, kata ini lebih umum untuk menamai action (aksi) atau state of being (keadaan).
Contoh Gerund:
Swimming, walking, playing, building
Berikut adalah verbs yang langsung diikuti oleh gerund (Verb + Gerund).
admit (mengakui)
appreciate (menghargai)
avoid (menghindari)
can’t help
consider (mempertimbangkan)
complete (menyelesaikan)
delay (menunda)
deny (menyangkal)
enjoy (menikmati)
finish (menyelesaikan)
mind (keberatan)
miss (merindukan)
postpone (menunda)
practice (berlatih)
quit (berhenti)
recall (mengingat)
regret (menyesali)
report (melaporkan)
resent (menyesali)
resist (bersikeras)
resume (memulai lagi)
risk (mengambil resiko)
suggest (menyarankan)
begin (mulai)
can’t stand (tidak tahan)
continue (melanjutkan)
dislike (tidak suka)
dread (takut)
hate (benci)
like (suka)
love (cinta)
prefer (lebih suka)
start (mulai)
stop (berhenti)
remember (ingat)
forget (lupa)

Note:
a) Verbs pada baris pertama selalu diikuti oleh gerund (tidak pernah diikuti oleh infinitives).Can’t help di sini berarti “not able to avoid a situation, or stop something from happening “.
b) Verbs pada baris kedua selain diikuti oleh gerund juga dapat diikuti oleh infinitive dengan makna sama dengan bentuk gerund-nya. (Lihat contohnya pada infinitive).
c)  Verbs pada baris ketiga juga dapat diikuti oleh infinitive, tetapi maknanya berbeda dengan bentuk gerund-nya.  Lihat contah  8, 9 & 10 dan bandingkan perbedaan maknanya dengan contoh pada infinitive).
Contoh:
1.   Has Ryan admitted killing eleven people yet? (Apakah Ryan telah mengakui membunuh 11 orang?).
2.   I appreciated being given suggestions by her. (Saya menghargai diberi saran-saran oleh dia).
3.   Tony always avoids answering my questions. (Tony selalu menghindar menjawab pertanyaan-pertanyaan saya).
4.    I enjoyed being with you last night. (Saya menikmati bersama dengan kamu tadi malam).
5.    Have you finished reading the book yet? (Apakah kamu telah selesai membaca buku itu?)
6.    They prefer playing football to studying. (Mereka lebih milih/suka main sepakbola daripada belajar). Note: Verb prefer jika diikuti oleh gerund, pola kalimatnya berbeda dengan jika diikuti oleh invinitive.
7.    I can’t help worrying about the upcoming exam. (Saya tidak bisa berhenti mengkhawatirkan ujian yang segera/sudah dekat itu).
8.    I want to stop smoking. (Saya mau berhenti merokok). Dalam kalimat ini, subject I berkeinginan untuk tidak merokok-merokok lagi.
9.    My brother always remembers locking his car. (Kakak saya selalu ingat mengunci mobilnya). Selama ini, mobilnya belum pernah dalam keadaan tidak terkunci. Note: Gunakan gerund setelah verb remember jika aktivitasnya sudah dilakukan in the past.
10.  My brother never forgets locking his car. (Kakak saya tidak pernah lupa mengunci mobilnya). Sama dengan contoh 7, selama ini, mobilnya belum pernah dalam keadaan tidak terkunci. Note: Gunakan gerund setelah verb forget jika aktivitasnya sudah dilakukan in the past.

Setelah prepositions
Sebelum diikuti oleh gerunds, prepositions (kata depan) biasanya mengikuti verbs, adjectives, atau nouns. Perhatikan pola berikut:
Subject
verb
adjective
noun
preposition
gerund

a. Verbs + prepositions + gerunds
Phrase pada table berikut adalah verbs + prepositions yang selalu diikuti oleh gerund (tidak pernah diikuti oleh infinitive.)
approve of (menyetujui)
be better off (lebih baik)
give up (berhenti)
put off (memadamkan)
think about (memikirkan)
think of (memikirkan)
worry about  (mencemaskan)
succeed in (berhasil)
count on (percaya pada)
depend on (tergantung pada)
insist on (bersikeras pada)
keep on (meneruskan)
rely on (tergantung pada)
object to (keberatan)
look forward to (mengharapkan)
confess to (mengakui)

Note: Walaupun diikuti oleh preposition to, phrase pada baris kedua selalu diikuti oleh gerund. So, jangan dibingungkan dengan infinitive.
Contoh:
1.      He gave up smoking because of his doctor’s advice. (Dia berhenti merokok karena saran dokternya).
2.      Jenny insisted on buying that cellphone instead of this one. (Jenny bersikeras untuk membeli HP itu daripada HP ini).
3.      Have you ever thought of studying abroad? (Pernahkah kamu berfikir untuk belajar di luar negeri?)
4.      After a long trial and error, he finally succeeded in fixing his laptop. (Setelah lama mencoba-coba, dia akhirnya berhasil memperbaiki laptopnya).
5.      My older sister objected to not being allowed to go out wit her friends. (Kakak saya keberatan tidak diijinkan keluar rumah dengan teman-temannya).
6.      I am looking forward to seeing you soon. (Saya (sedang) sangat menantikan untuk bertemu denganmu segera). INCORRECT jika: I am looking forward to see you soon.
7.      No one has confessed to stealing my money yet. (Tak seorang pun yang telah mengaku mencuri uang saya). INCORRECT jika: No one has confessed to steal my money yet.

b. Adjectives + prepositions + gerunds
Phrase pada table berikut adalah adjectives + prepositions yang selalu diikuti oleh gerund (tidak pernah diikuti oleh infinitive.)
accustomed to (terbiasa dengan)
intent on (bermaksud)
afraid of (takut pada)
interested in (tertarik dengan)
capable of (bisa/mampu)
successful in (sukses pada)
fond of (gemar pada)
tired of (lelah akan)
Contoh:
1.      Will you be capable of finishing your work by noon tomorrow? (Apakah kamu (akan) bisa menyelesaikan pekerjaanmu sebelum jam 12 siang besok?).
2.      Are you afraid of sleeping in the dark? (Apakah kamu takut tidur dalam keadaan gelap?).
3.      I am tired of studying all day long. Let’s go out to have fun. (Saya lelah (karena) belajar seharian. Ayo kita cari kesenangan di luar).
4.      Judith is fond of singing while taking a shower. (Judith gemar menyanyi ketika sedang mandi shower).
5.      Bobby is accustomed to buying roses for his girlfriend. (Bobby terbiasa membeli mawar untuk pacarnya).

c. Nouns + prepositions + gerunds
Phrase pada table berikut adalah nouns + prepositions yang selalu diikuti oleh gerund (tidak pernah diikuti oleh infinitive.)
choice of (pilihan)
excuse for (alasan kenapa)
intention of  (maksud)
methods for/of (metode untuk)
possibility of (kemungkinan akan)
reason for (alasan dari)
Contoh:
1.      The teacher gave us a choice of taking another exam. (Guru itu memberi kita pilihan untuk mengikuti ujian lagi).
2.      I am so sorry. I had no intention of hurting your feeling. (Saya sangat menyesal. Saya tidak punya maksud untuk menyakiti hatimu).
3.      He always has an excuse for being late. (Dia selalu punya alasan kenapa (dia) telat).
4.      There is no possibility of recruiting new employees during recession we are facing now. (Tidak ada kemungkinan untuk merekrut pegawai baru selama resesi yang sedang kita hadapi sekarang).
5.      Have you found the best method for improving your English yet? (Apakah kamu sudah menemukan metode terbaik untuk meningkatkan (kemampuan) bahasa Inggris kamu?)
6.      Your reason for getting bad grades is a big nonsense. (Alasan kamu kenapa nilai-nilai kamu jelek adalah omong kosong/bualan belaka).

C. Gerunds as Modifiers
Sering kita temukan kalimat yang menggunakan modifier berupa clause (i.e. prepositions + S + V). Jika subject dari main clause dan modifier tersebut sama, subject dari modifier tersebut dapat dihilangkan, tetapi verbnya berubah menjadi gerund.
Contoh:
1.      After doing the homework, I will play football. = After I do my homework, I will play football.
2.      Cats usually snore while sleeping. = Cats usually snore while they ( the cats) are sleeping.
3.      I had had a very bad English before reading these articles. = I had had very bad English before I read these articles.
4.      Besides watching movies, I like reading novels. = Besides I like watching movies, I like reading novels.
5.      Because of not studying well, I didn’t pass the test. = Because I didn’t study well, I didn’t pass the test. Note: Penggunaan because of dan because adalah berbeda. Can you see the difference?

D. Penggunaan (pronoun/noun) sebelum gerunds
Pada pola-pola di atas, sebelum gerund  juga dapat disisipi pronoun dalam bentuk possessive adjectives (i.e. my, your, his, her, its, their, our) atau oleh noun dalam bentuk possessive (i.e. noun+’s, misalnya:  John’s, Rini’s, Indonesia’s, ect).
Subject
verb
(pronoun/noun)  in possessive form
gerund
Subject
verb
adjective
noun
prepositions
-
-
prepositions
Note: Perhatikan perbedaan pronoun yang digunakan pada infinitive.
  
Contoh:
1.      We are looking forward to your coming next week. (Kami sangat menantikan kedatanganmu minggu depan).
2.      My father doesn’t approve of my brother’s marrying her. (Ayah saya tidak menyetujui kakak saya mengawini dia).
3.      They resented the teacher’s not announcing the exam sooner. (Mereka menyesalkan pak guru yang tidak mengumumkan ujian lebih awal).
4.      He objected to my calling his girlfriend last night. (Dia keberatan atas telpon yang saya lakukan ke pacarnya tadi malam).
5.      We all regret Danny’s not going to school anymore. (Kita semua menyesalkan Danny yang tidak sekolah lagi).
6.      Before my sister’s leaving for Bali next week, my parents are going to have a small gathering at home this weekend. (Sebelum saudara perempuan saya berangkat ke Bali minggu depan, orang tua saya akan mengadakan acara ngumpul di rumah akhir pekan ini).
7.      After his confessing to using drugs, Maria didn’t want to see him again. (Setelah dia mengaku menggunakan narkoba, Maria tidak ingin bertemu  dia lagi).

Negative form Gerunds Bentuk negative gerunds dibuat dengan dengan menempatkan adverb NOT di depan gerund tersebut.
1.      She regretted not seeing her boyfriend last weekend.(Dia menyesal tidak bertemu pacarnya akhir pekan lalu).
2.      Students are usually worried of not getting good grades. (Murid biasanya cemas tidak akan mendapatkan nilai bagus).
3.      The criminal insisted on not telling the truth even though the policemen had tortured him. (Penjahat itu bersikeras tidak menceritakan yang sebenarnya walaupun polisi telah menyiksanya).
Matkul : BAHASA INGGRIS BISNIS 2
Nurhaliza Amalia
25216574
3EB13

Sumber :